Senin, 08 Oktober 2018

Cara Menangkap Burung Hantu Hidup-Hidup Tanpa Menyakiti Dan Membunuhnya

siswanto siswanto

Burung hantu adalah salah satu jenis burung yang sudah mulai langka. Itulah kenapa banyak pihak yang menyuarakan suara burung hantu yang beragam agar kita semua melestarikannya. Burung ini kadang merugikan, khususnya para pebisnis burung walet karena memang walet adalah salah satu makanannya. Bahkan, burung hantu sering disebut sebagai predator walet yang selalu beraksi di malam hari. Namun, burung hantu juga bisa menguntungkan seperti sebagai hewan peliharaan atau untuk diperjual belikan. Pertanyaannya, bagaimana cara menangkap burung hantu? Karena termasuk hewan malam dan memiliki cengkeraman yang berbahaya, memang ini bukan pekerjaan yang mudah.

Menangkap burung hantu

Yang Perlu Diketahui Sebelum Menangkap Burung Hantu
Sebelum kami menjelaskan tentang tips menangkap burung hantu, ada beberapa hal yang sangat penting dan harus kalian ketahui. Yang pertama adalah di mana kalian akan menangkap hewan ini. Burung yang memiliki wajah seram ini sering kita temukan bertengger di pohon yang dahannya besar dan daunnya rindang. Selain itu, kalian juga bisa menemukannya di gedung walet atau di dekat sarang-sarang walet. Jadi, kalian bisa fokus ke tempat-tempat tersebut. Kemudian, kalian juga harus tahu bagaimana cara merawat burung hantu seperti makanan yang harus diberikan setelah berhasil menangkapnya. Dengan begitu, kalian tidak menyakiti dan tetap melestarikannya.

Menangkap Burung Hantu dengan Perekat
Salah satu cara yang bisa anda coba adalah dengan membuat jebakan berupa perekat. Cara ini juga sering digunakan untuk menjebak tikus atau hewan lainnya. Caranya yang mudah dan efektif membuat metode ini patut dicoba. Yang perlu kalian lakukan adalah dengan melumuri dahan pohon yang sering ditenggeri burung hantu. Untuk itu kalian harus sudah punya target pohon tertentu yang memang sering dihinggapinya. Tempat lain yang bisa dicoba adalah di dekat sarang walet atau gedung walet karena ada kemungkinan burung yang bisa memutar kepalanya hingga 270 derajat ini memburu waltet.

Untuk melumuri lem perekat, kalian harus menggunakan sarung tangan atau alat lain supaya tangan tidak terkena lem perekat. Pastikan lem perekat yang digunakan buka lem yang mudah atau cepat kering. Selain itu, lem perekat yang digunakan juga harus benar-benar kuat menahan hewan ini. Lumurkan perekat tersebut pada malam hari dan lihatlah hasilnya pada pagi harinya. Jika ada burung hantu yang terkena jebakan ini, maka kalian bisa menangkapnya dengan mudah. Kemudian, segera bersihkan lem perekat tersebut dengan hati-hati agar ia tak tersakiti, begitu juga dengan tanganmu.

Menangkap Burung Hantu dengan Jaring
Metode menangkap burung hantu yang kedua adalah dengan menjeratnya menggunakan jaring. Cara ini juga aman, tidak menyakiti burung hantu dan efektif karena sering berhasil. Bahkan, bisa jadi kalian akan mendapatkan lebih dari satu buruan dalam sekali jeratan atau tangkapan. Dengan metode ini, kalian tak perlu bersusah payah melumuri lem perekat pada jarring. Namun, kalian harus punya jarring yang lebar dan kuat.

Hal ini tidak semudah yang kalian bayangkan. Agar berhasil, pasanglah jaring di dekat pohon-pohon yang sering dihinggapi burung ini. Jaring yang dipasang tidak harus longgar dan agak melembung. Hal ini bertujuan agar burung hantu bisa langsung terjerat saat bertengger. Jika ia berusaha melepaskan diri dengan menggerak-gerakkan cengkraman kakinya, justru akan semakin erat ia terjerat jaring itu. Kalian bisa mempraktekkan cara menangkap burung hantu ini dengan mudah. Semoga berhasil.(lihat : Cara menjinakan burung hantu)

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut