Jumat, 02 Maret 2018

Pepaya: Makanan Burung Cendrawasih Sebagai Penguat Warna

siswanto siswanto

Keindahan alam Papua, Indonesia, tentunya tidak perlu diragukan lagi. Meskipun bali dianggap sebagai pulau-nya dewata, namun Papua tetap menjadi pulau-nya surga. Bukan hanya ragam hayati serta baharinya sarat akan keindahan, namun juga faunanya. Salah satunya adalah bird of paradise. Aves tersebut telah banyak menjadi buah bibir dan dianggap sebagai rajanya burung menyoal keestetikan. Namun, apakah ada yang tahu makanan burung cendrawasih selama ?

makanan burung cendrawasih

Berbeda dengan burung elang yang bersifat carnivore, burung cendrawasih diklasifikasikan sebagai omnivora atau pemakan segalanya. Hal ini terlihat dari bentuk maupun struktur tubuhnya.
Secara umum, hewan omnivora mempunyai ciri seperti:
(1) berkembang biak secara bertelur,
(2) berdarah dingin/panas,
(3) mengerami telur, dan
(4) berkaki dua.

Sayangnya, batasan tersebut tidak dapat dipastikan porsinya untuk burung surga. Selain memakan buah-buahan dan biji-bijian, ia juga memakan serangga kecil. Meskipun porsi kebiasaan tersebut kecil, namun tidak merubah klasifikasi binatang ini.

Biji-bijian
Manfaat makanan terbaik burung cendrawasih dari kelas biji-bijian adalah kandungan protein yang tinggi. hal ini sering dimanfaatkan olehnya sebagai daya gedor staminanya. Terlebih, hal tersebut akan menunjang perawatan kulitnya yang bersifat omnivora. Ciri biji sendiri dapat dilihat dari tekstur dan karakteristiknya. Ciri utamanya, biji masih dalam keadaan utuh meski ditekan keras. Untuk serangan hama, biji akan tahan dengan serangan jamur. Di dunia binatang, makan tersebut selalu menjadi favorit unggas, bahkan beberapa aves, termasuk cendrawasih.

Pepaya
Soal makanan, binatang surga ini mempunyai biji-biji an favorit dan juga buah. Menurut penelitian, kegemaran dari burung ini adalah makanan berair, seperti pepaya. Buah ini ternyata mengandung unsur mineral didukung vitamin baik A, B, C, D, bahkan E. Karena kelengkapan tersebut, bulu aves tersebut akan terjaga kemilau, kekuatan, dan warnanya. Terlebih, di dalamnya mengandung anti-oksidan yang dapat menetralisir permasalahan pada bulu mereka. Tidak berhenti sampai di situ, tumbuhan yang banyak dijumpai hampir di seluruh negara ini dilengkapi dengan flavonoid & phenotic yang berperan aktif untuk kesehatan tubuh.

Matoa
Selain makanan buah untuk burung cendrawasih di atas, matoa merupakan makanan terbaik yang mengandung banyak air. Dinilai dari teksturnya, makanan ini menjadi kesukaan si Satwa karena beberapa hal. Dari kulit terluar, warnanya kehitaman saat sudah matang serta licin pada kulit ari.

Kulit tersebut melekat pada buah berwarna bening sehingga bisa kelihatan bijinya. Aromanya pun harum. Untuk beberapa orang yang pernah merasakannya terkadang terkejut. Mereka bisa merasakan aroma durian, rambutan, juga kelengkeng. Tidak berbeda jauh dengan pepaya, buah ini juga mengandung vitamin plus mineral yang dapat mempertahankan keindahan bulu, cahaya, ataupun kekuatan akar bulu.

Pala
Dilihat dari tekstur pepaya, hal ini juga mengindikasikan bahwa makanan yang paling tidak disukai aves cendrawasih adalah yang berasa pahit. Sebut saja buah pala. Meskipun di tanah Papua, selat Tores mempunyai banyak tumbuhan sejenis di hutan, namun si aves Surga ini enggan memakannya. Sampai saat ini, penelitian hanya mempunyai alasan bahwa buah tersebut mempunyai rasa pahit dan aneh.

Terlebih, kandungan buah tersebut tidak mengandung serat ataupun kemanfaatan bagi burung tersebut. Selain beberapa makanan burung cendrawasih di atas, ia juga memakan serangga yang ada di sekitarnya. Rutinitas ini jarang mereka lakukan selama masih ada buah dan biji-bijian. Terlebih, serangga hanya mereka butuhkan sebagai tambahan protein.

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut