Senin, 05 Maret 2018

Ciri Ciri Burung Cendrawasih Dari Tiga Anatomi

siswanto siswanto

Bicara soal kekayaan flora dan fauna dari Indonesia hampir tidak ada matinya. Bahan penulis buku Ring of Fire menyatakan bahwa sepanjang apapun gulungan film yang dipunya, tidak akan mampu mendokumentasikan Indonesia seutuhnya. Salah satu yang memikat dunia sampai saat ini adalah fauna endemic asal Indonesia, Burung Surga. Di Indonesia sendiri, satwa kenamaan ini dipanggil dengan nama Cendrawasih. Berikut adalah

ciri cendrawasih

Ciri ciri burung cendrawasih berdasarkan anatomi maupun karakteristiknya.

Secara umum, klasifikasi burung ini dimasukkan ke dalam kerajaan animalia dengan kelas aves. Sedangkan berdasarkan ordo masuk Passeriformes dalam keluarga paradisaeidae. Sebelum perburuan liar yang menurunkan populasinya, bulunya sangat diminati oleh kaum eropa termasuk suku papua pula. Setidaknya, kulit dari satwa tersebut menunjukkan kelas strata sosial dan juga posisinya di dalam suku tertentu. Burung ini bahkan menjadikan ahli satwa dunia Wallace terpukau. Kemudian, disusul oleh Charles Darwin yang membuatnya bersemangat untuk menulis teori evolusi. Dilihat dari ciri fisik, ia sangat mudah diketahui. Meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa jenisnya sangat banyak.

Ekor
Pertama adalah ekor. ciri khas burung cendrawasih ini mempunyai beragam corak untuk area tersebut dan membedakan penyebutan pula. Untuk yang paling umum adalah cendrawasih emas dengan ekor panjang. Ekor tersebut akan terus menjuntai seiring tumbuh kembangnya. Keindahannya akan tampak apabila ia merenggangkan sayapnya secara periodik. Jenis yang satu ini kerap cukup banyak ditemukan dengan beragam warna.

Selanjutnya, ekor rotan terbelah. Penduduk sekitar menamainya demikian karena kemiripannya dengan tumbuhan rotan saat dibilah menjadi dua. Berbeda dengan cendrawasih emas, ekor dari belah rotan hanya melingkar diujungnya dan tampak seperti kaku. Selain variasi tersebut, ia hanya mempunyai tambahan warna cerah berkilau di kepala dan punggung.

Uniknya,bulu seperti belah rotan juga terdapat pada kepala burung surga lain, yakni Cendrawasih Panji. Pada jantan, kedua bulu di kepala tersebut mirip seperti antena. Untuk panjangnya sendiri hampir dua kali lipat panjang tubuhnya dengan warna biru mutiara sebagaimana plastic bening.

Sedangkan burung betina mempunyai bulu keabu-abuan di bagian bawah dengan corak pucah dan sisik halus beserta orange di ekornya. Boleh dibilang, ia mirip dengan urung penghisap madu.

Warna
Ciri dari burung cendrawasih kedua adalah warna pada jantan. Sudah menjadi kebiasaan bahwa jantan adalah pemikat si betina. Untuk urusan ini, burung surga dibekali dengan corak keindahan. Hal tersebut dimanfaatkan untuk mendukung gerakannya supaya mendapatkan pasangan di musim kawin.

Biasanya, si jantan akan berkicau di dahan yang tinggi untuk menunggu betina. Jadi tak begitu heran jika ia memilih bersarang di atas 11 m di atas permukaan tanah. Apabila sudah ada betina, si jantan akan turun dan memulai menari. Dengan kicauan pula, ia mempertontonkan kebolehannya. Uniknya, burung ini juga terkenal akan kebersihannya. Sebelum melakukan pertunjukan, ia akan membersihkan beragam dedaunan kering di sekitar panggungnya dengan cakar dan paruhnya.

Berat dan ukuran
ciri ciri burung cendrawasih yang terakhir adalah berat dan panjang. Untuk berat, umumnya hanya 50 gr dan panjang 15 cm. Namun hal ini berbeda dengan jenis terbesarnya, yakni cendrawasih sabit hitam, 110 cm dan 430 gr. Angka tersebut adalah batas maksimal jenis tertentu. Dari data sampai saat ini, setidaknya terdapat 13 jenis burung cendrawasih yang paling terkenal. Selain karena bentuknya, kicauan dan gerakannya menjadi daya pikat tersendiri.

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut