Senin, 19 Februari 2018

Cara Ternak Burung Merak Jawa

siswanto siswanto

Menangkar satwa liar dan dilindungi memang dibutuhkan pengetahuan khusus dan harus mendapatkan izin dari pemerintah karena satwa liar merupakan satwa miliki Negara. Akan tetapi, meskipun tidak mudah hal itu bisa dilakukan untuk menangkar binatang yang dilindungi oleh masyarakat awam. Salah satu binatang yang menarik untuk ditangkar adalah burung merak jawa unggas endemic jawa yang dikenal dengan nama green peacock/ merak hijau. Sebagai unggas asli Indonesia dan hanya ditemukan dipulau jawa saja maka menangkar dan melesatrikan satwa ini memang sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Negara untuk mewariskannya kepada generasi berikutnya agar mengetahui betapa cantiknya satwa asli Negara kita. Oleh karena itu, menangkar/ menternak binatang ini menjadi penting dan wajib memiliki pengetahuan luas agar saat menangkar bisa berhasil.

merak jawa

Tips menangkar burung merak jawa

Menangkar burung merak jawa bisa dikatakan gampang-gampang susah. Terlebih jumlah telur yang dihasilkan dari unggas ini juga tidak terlalu banyak seperti ayam. Jumlah yang dikeluarkan dari binatang ini hanya mulai dari 2 hingga 6 telur saja. Akan tetapi, dalam memelihara tidak sesulit unggas dengan nilai jual mahal lainnya. Untuk binatang ini, kalian hanya perlu memiliki tempat luas dan sunyi agar binatang tersebut bisa nyaman tinggal. Selain itu, pemberian pakan secara rutin juga penting untuk menjaga kualitas dari unggas ini. Dengan pemeliharaan yang baik, maka hasilnya pun tentu akan baik. Satwa tidak akan gampang sakit jika pemberian makan secara rutin dan diberi vitamin.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang penangkaran burung merak ini, berikut ini ada beberapa hal yang wajib kalian perhatikan agar nantinya bisa mengembangbiakkan unggas lebih banyak.

• langkah pertama yang perlu kalian perhatikan adalah menyiapkan lahan luas untuk menangkar binatang satu ini. Ada baiknya memiliki lahan minimal 10 x 8 agar nantinya burung ini bisa berkembang dengan sangat baik. Diharapkan juga lokasi ini jauh dari keramaian agar satwa-satwa yang berada didalamnya tidak gampang stress.

• Selanjutnya, jika sudah mendapatkan lahan, buatlah kandang yang besar dan pagar yang cukup tinggi sekitar 4m agar unggas ini tidak lari. Sediakan pula kayu pijakan didalamnya agar burung bisa berpijak pada kayu. Jangan lupa, sediakan makanan dan minuman pula didalamnya. Untuk pakan, kalian bisa memberikannya seperti ayam bisa berupa biji-bijian, sayur, serangga, dan lain sebagainya.

• Untuk musim kawin, kalian juga wajib mengetahuinya yaitu di musim penghujan. Oleh karena itu, pada saat musim penghujan hindarilah banyak jantan didalam kandang.

• Spesies unggas ini tidak memproduksi telur cukup banyak sehingga sangat penting saat mengeram. Agar hasil lebih maksimal, maka sebagai saran ada baiknya jika kalian menaruh telur burung merak dikandang ayam yang sedang mengerami. Hal itu akan memberikan peluang menetas lebih besar dibanding dierami sendiri.

Demikianlah beberapa tips yang bisa kalian dapatkan untuk menangkar burung merak jawa. Agar kalian lebih nyaman saat menangkar satwa ini, maka mengajukan izin penangkaran lebih baik agar nantinya tidak disita hasil dari penangkaran. Jika sudah mendapatkan izin, maka perlakukanlah unggas dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai mencabut bulu-bulu cantik hanya sebagai hiasan. Berilah pakan setiap hari dengan selang-seling agar unggas merasa nyaman dan memiliki badan sehat. Hati-hati pula pada saat penghujan, karena bisa mudah terserang penyakit. Oleh karenanya, menyemprot pestisida khusus untuk menjauhkan dari berbagai virus dan memeriksanya secara rutin merupakan hal penting yang wajib kalian pikirkan saat membudidayakan binatang satu ini.

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut