Selasa, 20 Februari 2018

Cara Menangkar dan Membudidayakan Burung Merak Biru

siswanto siswanto

Burung merak biru biasa dikenal sebagai merak India yang memiliki nama ilmiah Pavo Cristatus. Seperti namanya, satwa langka tersebut memiliki warna bulu berwarna biru gelap mengkilap sangat cantik. Karena kecantikannya, satwa tersebut sering dicari oleh banyak orang baik untuk ditangkar ataupun untuk digunakan sebagai hiasan (diambil bulu-bulunya). Ukuran dari jantan pada spesies ini sendiri bisa mencapai 230 cm dengan penutup ekor sangat panjang disertai warna hijau melantik. Diatas kepala pada jenis ini juga memiliki jambul tegak biru membentuk kipas. Untuk betinanya, satwa tersebut sendiri memiliki ukuran lebih kecil dan memiliki bulu kurang mengkilap. Untuk populasi, jenis tersebut tersebar dihutan terbuka dengan padang rumput di India, Sri Lanka, Pakistan, Nepal dan Bhutan. '

merak biru

Mengenal lebih jauh tentang burung merak biru
Sebelum kita membahas bagaimana cara menangkar burung merak, ada baiknya kita mengetahui seluk beluk tentang binatang satu ini. Sebagai informasi, untuk jantan, burung merak tersebut merupakan poligami spesies alias memiliki pasangan lebih dari satu. Pada musim reproduksi, biasanya burung jantan akan mengembangkan penutup ekornya dibuka dan membentuk seperti kipas disertai bintik berbentuk mata berwarna biru. Untuk betina sendiri, mereka biasanya juga menetaskan telur mulai dari tiga hingga enam butir. Jumlahnya cukup sedikit sehingga membudidayakan satwa langka tersebut memang tidak gampang. Karena tidak mudah, maka kalian perlu mengetahui secara detail mengenai unggas ini sebelum memeliharanya.(Baca juga : Cara ternak merak jawa)

Untuk pakan, spesies warna biru pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan jenis lainnya. Pakannya adalah berupa aneka biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan. Terkadang juga menyukai serangga dan berbagai hewan kecil seperti cacing, laba-laba, dan kadal kecil. Merak biru merupakan burung nasional Negara India karena memiliki peranan penting dalam mitologi Buddha, Hindu, dan kebudayaan-kebudayaan lainnya di Negara ini. Namun, sekarang spesies ini juga ada di Indonesia sehingga kalian bisa membudidayakan spesies burung tersebut. Agar berhasil dalam membudidayakannya, berikut ada beberapa informasi yang bisa kalian gunakan selama penangkaran unggas.(Baca juga : Tips memelihara anak owl)

• Sebelum memiliki jenis unggas tersebut, maka sebaiknya kalian memiliki lahan untuk menangkarnya karena lahan luas untuk kandang merupakan kunci utama agar penangkaran berhasil dan sang betina mampu bereproduksi dengan sangat baik.

• Buatlah kandang yang besar dan sediakan makanan didalamnya. Taruhlah pakan secara alami agar suasana kandang seperti pada habitat aslinya. Beri juga air didalamnya agar satwa ini tidak dehidrasi.

• Biasanya musim kawin satwa adalah musim penghujan sehingga jika musim hujan tiba, taruhlah induk jantan dan betina secara bersamaan agar bisa mereproduksi.

• Jangan menaruh jantan lebih dari satu karena bisa bertarung, ada baiknya saat menangkar binatang menarik ini dengan menaruh betina lebih banyak karena termasuk spesies poligami.

• Spesies unggas tersebut tidak memproduksi telur cukup banyak sehingga sangat penting saat mengeram. Agar hasilnya maksimal, ada baiknya menaruh telur merak ini pada ayam yang sedang mengerami. Hal itu akan memberikan peluang menetas lebih besar dibanding dierami sendiri.

Dengan memperhatikan hal-hal diatas, maka membudidayakan unggas yang bukan asli Indonesia sangat bisa dilakukan. Burung merak biru memang memiliki corak menarik nan indah. Akan tetapi jika terus diburu maka eksistensi dari satwa tersebut bisa punah. Oleh karena itu, ide penangkaran dan membudidayakan unggas ini patut untuk didukung. Biaya yang dikeluarkannya pun bisa dikatakan tidak terlalu tinggi.



0 comments:

Posting Komentar

 

Pengikut