Ciri Ciblek yang Sudah Menetaskan Anak

Advertisement
Advertisement
Memiliki Burung Ciblek memang jadi kebanggaan tersendiri. Tapi, memiliki anakan burung ini pastilah menjaga kebanggaan yang tidak terbayarkan. Bagaimana tidak. Setelah sekian lama dirawat dan dibesarkan, akhirnya indukan burung pun menetaskan anakan yang nantinya dapat dirawat dan dilatih menjadi burung yang tangguh dan berkualitas.

piyik ciblek

Tapi, sebelum Anda memikirkan tentang cara merawat dan melatih anakan burung, ada baiknya Anda tahu dulu ciri Ciblek yang sudah menetaskan anak dari telur yang dieraminya. Dengan cara ini, Anda akan dengan mudah mengetahui kapan anakan burung sudah menetas. Dengan begitu, Anda pun akan dengan mudah untuk memindahkan dan merawat anakan tersebut.

Tapi Anda juga tidak boleh lupa. Setelah mengetahui ciri-ciri ini, perawatan untuk indukan tetaplah dilakukan. Sehingga, baik untuk indukan atau pun anakan, semuanya mendapatkan porsi perawatan yang pas dan ideal.

Tanda Burung Ciblek yang Sudah Menetaskan Anak
Pada dasarnya, ciri-ciri ini sendiri terbilang mudah dikenali. Kendati demikian, masih dibutuhkan ketelitian untuk mencirikan seekor burung yang sudah menetaskan anak-anaknya. Nah, untuk mencirikannya, ada beragam ciri yang bisa Anda kenali dari burung yang sudah menetaskan anak.

Adapun ciri yang dimaksud adalah berikut:

1. Posisi eraman berubah
Perlu Anda tahu. posisi eraman burung antara sedang mengerami telur dan mengerami anakan itu beda. Biasanya, posisi eraman burung yang sedang mengerami telur akan terlihat lebih lebih santai dan tenang. Berbeda dengan yang sudah menetaskan telur. Pasalnya, posisi eraman burung yang sudah menetaskan telur terlihat lebih berhati-hati karena takut anaknya tertekan.

2. Cenderung agresif
Ciri utama Ciblek yang sudah menetaskan anak adalah perilakunya yang lebih agresif. Kondisi ini dipicu dari karakter alami indukan yang protektif. Pasalnya, mereka tidak akan mau melihat anaknya terancam bahaya.

3. Terlihatnya cangkang telur di sekitar sangkar
Cangkang merupakan pembungkus anakan saat masih jadi embrio. Namun, saat sudah menetas, cangkang itu pun tidak lagi memiliki fungsi. Artinya, saat sudah menetas, indukan lebih sering membuang cangkang atau meletakannya di sekitar sangkar.

4. Adanya wujud dan suara anakan dalam sangkar
Ciri ini sebenarnya jarang diketahui, tapi mudah dikenali. Namun, ciri ini baru akan terlihat apabila usia anakan sudah menginjak 1 – 2 hari. Karena saat usia itulah anakan sudah bisa bersuara sebagaimana mestinya.

Itulah tadi ciri burung Ciblek yang sudah menetaskan anaknya. Ciri-ciri di atas adalah ciri yang mudah dikenali. Jadi, dengan ciri tersebut, Anda bisa dengan mudah memastikan status indukan, apakah sudah menetaskan anak atau belum.