Penyebab Kegagalan dalam Menangkar Pleci

Advertisement
Advertisement
Menangkar Pleci adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak? selain memuaskan hobi, kegiatan ini juga bisa mendatangkan untuk loh. Wah masa iya? Tentu saja iya, Anda bisa dapatkan keuntungan dari setiap penjualan anakan, bakalan, atau pun burung dewasa yang Anda hasilkan dari ternak tersebut.

Tapi, melakukan kegiatan ini bukan tanpa kendala loh. Pasalnya, banyak sekali masalah yang akan Anda hadapi jika beternak burung Pleci, dan salah satu masalah terbesarnya adalah kegagalan dalam beternak. Dan tahukah Anda, mayoritas peternak Pleci umumnya mengalami kegagalan. Wah berat juga yah?

menangkar pleci

Penyebab Kegagalan Dalam Menangkar Pleci
Pada dasarnya, peternak yang gagal adalah peternak yang masih awam. Dengan kata lain, mereka tidak tahu cara menangani masalah yang dihadapi saat beteranak Pleci. Ujung-ujungnya bisa Anda perkirakan sendiri, mereka akan rugi dan gagal. Tapi terlepas dari hal ini, tahukah Anda apa saja penyebab kegagalan dalam menangkar Pleci?

Berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkan budidaya Pleci mengalami kegagalan:

1. Peternak gagal dalam menjodohkan Pleci
Perlu Anda ketahui, penjodohan adalah hal terpenting untuk melanjutkan dan mengembangkan proses budidaya Pleci. Jadi, jika penjodohan tidak berjalan dengan baik, maka Anda tidak akan mendapatkan anakan atau pun bakalan. Maka dari itu, maksimalkanlah penjodohan ini sebagai ajang mengeruk keuntungan. Karena semakin berhasil tingkat penjodohan, maka semakin besar juga potensi indukan menghasilkan anakan.

2. Telur gagal menetas
Penyebab yang satu ini adalah salah satu dari penyebab kegagalan penangkaran Pleci yang sangat umum terjadi. Tapi pada kenyataanya pengawasan akan telur Pleci sendiri amatlah minim, jika sudah begini, telur pun bisa saja gagal menetas, entah karena tidak mendapatkan eraman dari indukan atau pun karena pecah karena terjatuh.

3. Telur tidak dibuahi pejantan
Hal ini adalah salah satu dari beberapa penyebab kegagalan menernak Pleci. Bagaimana tidak? setelah peternak bersusah payah menjodohkan, ternyata saat penjodohan itu berlangsung telur tidak terbuahi oleh sperma pejantan. Jika sudah begini, maka telur akan masuk ke dalam telur infertil. Dengan kata lain, telur tersebut tidak akan pernah menetas.

4. Telur tidak memiliki embrio
Telur yang satu ini umumnya terbentuk saat telur tidak terbuahi dengan baik oleh pejantan. Jadi, sama halnya dengan penyebab di atas, telur ini pun masuk kategori infertil dan tidak bisa menetas.

5. Anakan Pleci mati dini
Anakan Pleci yang sakit, tertindih, atau pun jatuh dari sarang juga merupakan penyebab kegagalan lainnya. Pasalnya, jika ketiga hal ini terjadi, maka anakan tersebut mungkin akan mati. Lalu, jika anakan tersebut mati, sebagai peternak Anda pasti akan menderita kerugian dari hal tersebut.
Perlu Anda ketahui, 5 penyebab kegalan dalam menangkar Pleci di atas bukanlah penyebab kegagalan yang umum dilakukan oleh pemula saja. Akan tetapi, mereka yang sudah master juga kerap kali mengalami hal yang serupa. Kendati minim terjadi, namun hal ini bisa saja terjadi. Penyebabnya Cuma satu, yaitu karena peternak tersebut lalai dalam menernak burung itu sendiri.