Mengenal Ciri-Ciri Murai Batu Lampung

Advertisement
Advertisement
Jenis Burung Murai Batu (MB) sangatlah banyak dan beragam, selain itu daerah penyebarannya pun beragam, dari mulai Jawa, Sumatera, Kalimantan, sampai Thailand. Dengan banyaknya habat burung ini membuat jenis, spesies, dan karakter burung ini berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Diantara jenis-jenis Murai ini, ada salah satu jenis yang mencolok. Jenis tersebut adalah salah satu jenis Murai yang berasal dari Sumatera, lalu kenapa burung ini mencolok? Karena burung ini memiliki banyak keistimewaan serta kelebihan yang bagus dan sangat diminati oleh pecinta Murai. Lalu apakah jenis burung ini? Burung tersebut adalah MB Lampung.

murai batu lampung, murai lampung

Berbicara mengenai Murai yang berasal dari Lampung, ternyata burung ini menjadi salah satu jenis Murai Sumatera yang banyak diminati oleh pecinta murai. Karena burung ini memiliki banyak keistimewaan. Dengan keistimewaan burung ini, membuat pecinta burung banyak yang mencari dan berniat memiliki burung ini. Lalu apakah keistimewaan tersebut? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita simak materi berikut.

Mengenal Murai Lampung
Murai Batu dari Lampung ini masuk dalam spesies Copsychus Malabaricus, sedangkan untuk habitatnya menyebar di daerah Sumatera, tepatnya di daerah Lampung dan sekitarnya.

Sedangkan untuk ciri-ciri Murai Batu Lampung sendiri adalah sebagai berikut:

1. Memiliki postur tubuh yang lebih kecil dari Murai Sumatera lainnya.
2. Memiliki ekor yang relatif pendek dengan panjang 10-12 cm.
3. Memiliki bulu putih di bawah ekor.
4. Memiliki skill yang baik dan tidak kalah dengan Murai Sumatera lainnya.
5. Memiliki mental yang lumayan baik.
6. Memiliki karakter suara yang ngeban.
7. Memiliki stamina yang jauh lebih baik.
8. Burung ini tidak mudah letih.
9. Memiliki gaya yag lebih atraktif dalam melantunkan lagu.
10. Memiliki pergerakan yang lebih lincah karena memiliki ekor yang pendek.

Untuk melatih Murai Batu khas Lampung ini, Anda memerlukan masteran dan pola pelatihan yang khusus. Pasalnya, burung ini terkadang memiliki variasi suara yang hanya mengulang-ulang saja. Akan tetapi, menurut para ahli burung ini memiliki memori yang cukup baik.untuk itu untuk mengatasi variasi yang monoton, Anda bisa melakukan pelatihan dengan masteran secara intensif dan rutin.