Gejala Penyakit Sesak Nafas Pada Anakan Murai Batu

Advertisement
Advertisement
Sesak nafas, penyakit memang kerap burung, tertuma Murai Batu. Tidak hanya hanya Murai dewasa, terkandang anakan Murai pun sering mengalami penyakit ini. Jika sudah begini, maka resiko kematian anakan tersebut sangat besar dan berlipat ganda. Pasalnya, anakan Murai tidaklah mudah mengkonsumsi obat-obatan layaknya Murai dewasa.

Selain itu, anakan Murai pun lebih cenderung pasif dalam menunjukan rasa sakitnya. Sehingga, terkadang anakan yang mengalami sesak nafas tidak terdeteksi dengan baik, dan ujung-ujungnya anakan terebut mati karena penyakit ini.

anakan murai sesak nafas, murai sesak nafas, murai batu sesak nafas

Berbicara mengenai penyakit sesak nafas pada anakan Murai. Sebenarnya pola perawatan anakan Murai yang sesak nafas itu sama dengan pola perawatan Murai dewasa sakit, terutama Murai dewasa yang sedang mengalami sesak nafas.

Mengenal Penyakit Sesak Nafas Pada Anakan Murai Batu
Sesak nafas memang sering menyerang Murai Batu, terutama anakan. Umumnya anakan Murai masih dalam proses penyesuaian diri terhadap lingkungan dan cuaca sekitar sangkar. Selain itu, anakan Murai juga masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah, sehingga Ia bisa dengan mudah terkena berbagai macam penyakit, dan salah satunya adalah penyakit sesak nafas ini. Perlu Anda ketahui, untuk mengatasi dan mencegah penyakit tersebut muncul, hal pertama yang harus Anda adalah dengan mengetahui gejala-gejalanya.

Adapun gejala penyakit sesak nafas pada anakan Murai sendiri adalah sebagai berikut:

1. Nafsu makan anakan Murai yang menurun
Umumnya saat Murai Batu mengalami sakit, terutama penyakit sesak nafas ini, Ia akan mengalami penurunan nafsu makan. Tidak hanya itu, bahkan di beberapa kasus terkandang anakan Murai sampai benar-benar kehilangan nafsu makannya.

2. Perilaku anakan Murai Batu
Terkandang saat anakan Murai sakit, baik sesak nafas maupun sakit lainnya. Ia akan menunjukan perilaku yang tidak biasa. Sedangkan untuk perilaku anakan Murai sendiri, saat ia menderita sesak nafas Ia akan menunjukan perilaku berikut:

a. Kesulitan untuk bernafas.
b. Enggan untuk berkicau.
c. Lebih suka murung dan berdiam diri.

Ciri-ciri anakan Murai yang menderita sesak nafas seperti di atas bisa Anda jadikan referensi dan sinyal awal untuk melakukan tindakan penanganan dengan segera. Akan tetapi, selain gejala Anda juga harus mewaspadai kondisi burung yang kurus, tidak bersemangat, dan memiliki suara layaknya orang bengek. jika anakan tersebut memiliki ciri-ciri seperti itu, maka besar kemungkinan anakan tersebut sedang menderita sesak nafas juga.

Dengan memberikan obat alami OrBird, efektif dalam mengatasi segala penyakit burung murai, termasuk juga mengatasi sesak napas.