Cara Mengatasi Kebotakan Murai Batu

Advertisement
Advertisement
Murai Batu (MB) adalah salah satu burung dengan skill berkicau yang sangat baik (baca: suara murai batu), selain itu Ia juga memiliki bulu-bulu yang indah. Walaupun tidak seindah Lovebird, namun MB tetap membutuhkan bulu-bulu tersebut untuk menunjang penampilannya agar terkesan gagah saat Ia berkicau. Akan tetapi, ada saat dimana burung ini akan mengalami masa kebotokan atau kerontokan bulu.

Yang pertama adalah saat mabung, dan yang kedua adalah karena infeksi jamur. Jika penyebabnya adalah mabung, maka itu bukanlah masalah bagi brung tersebut. Tapi, jika kebotokan tersebut disebabkan karena jamur, maka Anda harus melakukan tindakan penanganan dengan segera.

kebotakan murai batu, murai batu botak

Berbicara mengenai kebotakan Murai Batu yang disebabkan jamur, masalah ini haruslah ditangani sedini dan sesegera mungkin. pasalnya, jika tidak ditanggulangi dengan segera maka bisa jadi burung Anda akan kehilangan bulu-bulu tersebut selamanya. Lalu, bagaimana cara mengatasi dan menangani masalah ini?

Tips Mengatasi Kebotakan Murai Batu
Ada sebuah metode yang sudah terkenal ampuh untuk mengatasi masalah kebotakan pada Murai, sedangkan bahan yang digunakan dalam metode tersebut adalah kunyit dan daun sirih. Lalu, apa dan bagaimana penerapan metode ini untuk mengatasi kebotakan pada Murai?

Untuk menerapkan metode ini, ada beberapa cara dan step yang harus Anda lakukan seperti:

1. Membersihkan jamur
Cara pertama untuk mengatasi kebotakan pada Murai batu adalah dengan membersihkan jamur yang bersarang di tubuh Murai. Untuk melakukannya Anda bisa menggunakan obat khusus, sedangkan untuk nama obatnya sendiri adalah Freshhave. Anda bisa menggunakan 5 gram Freshhave dan mencampurkannya dengan 1 liter air hangat, setelah tercampur Anda bisa mengaduk keduanya agar benar-benar tercampur dengan baik. Setelah itu Anda bisa menyemprotkan larutan ini pada bagian tubuh Murai yang mengalami kebotakan, setelah itu tunggu hingga satu hari.

2. Mengusap kulit Murai yang botak
Setelah satu hari, Anda bisa melanjutkan proses berikutnya. Proses tersebut adalah proses pengangkatan jamur, sedangkan caranya adalah dengan mengusap-usapkan kulit Murai yang botak tersebut sampai jamurnya benar-benar terlepas. Untuk melakukannya Anda bisa menggunakan tangan Anda sendiri, hanya saja sebelum menyentuh bagian tubuh yang botak tersebut sebaiknya Anda harus mencelupkan tangan Anda kedalam air hangat untuk mensterilkan dan mempermudah prosesnya.

3. Melakukan terapi kunyit dan sirih
Cara mengatasi kebotakan Murai Batu berikutnya adalah dengan menggunakan daun sirih dan kunyit. Caranya adalah dengan mengoleskan daun sirih dan kunyit yang sudah dihaluskan pada tubuh Murai. Perlu Anda ingat, pastikan seluruh tubuh terolesi secara merata dari ujung kaki hingga ujung kepala. Selain itu Anda juga harus melakukan terapi ini selama 3 hari berturut-turut,baru setelah 3 hari Anda bisa membersihkan sisa kunyit dan daun sirih tersebut. Bahan-bahan ini akan membasmi jamur yang menempel dan melekat ditubuh burung Anda, selain itu bahan ini juga akam mempercpat pertumbuhan bulu burung.

Sedangkan untuk mencegah kebotakan pada Murai Batu, sebaiknya Anda berikan asupan nutrisi yang baik pada burung ini. Jika sudah timbul kerontokan, maka sebaiknya Anda segera melakukan tindakan penanganan dan memberikan asupan protein yang cukup. Tujuannya agar bulu yang rontok tidak terlalu banyak dan bulu pun cepat untuk tumbuh kembali. Memberikan vitamin OrBird juga efektif dalam mengatasi kebotakan.