Menyediakan Sarana-Sarana Pendukung Budi Daya Burung Cucak Hijau

Advertisement
Advertisement
Setelah anda menyiapkan kandang budid daya cucak hijau model sangkar maupun penangkaran, langkah selanjutnya adalah menyediakan sarana-sarana pendukung budi daya. Sarana-sarana pendukung tersebut dimaksudkan untuk memudahkan anda dalam menjalankan budi daya, di samping juga menghias kandang agar terlihat seperti habitat aslinya.

Nah, yang termasuk dalam kategori sarana-sarana pendukung budi daya, antara lain sebagai berikut:

burung cucak hijau

1. Dahan kayu (untuk tangkringan)
Dahan kayu yang diperuntukkan sebagai tangkringan cucak hijau perlu disesiakan di dalam kandang budi daya, baik model sangkar maupun penangkaran.Dahan kayu ini bias dipilih dari pohon asam, manga, mahoni, dan sebagainya. Yang terpenting, dahan kayu tersebut memiliki permukaan yang halus supaya tidak melukai telapak kaki cucak hijau. Selain itu, diameternya juga harus ideal dengan lingkar telapak kaki cucak hijau supaya tidak cepat membuat lelah telapak kaki cucak hijau. Jumlah dahan kayu yang disesiakan di dalam kandang budi daya cucak hijau ini bias satu, dua, atau tiga buah, tergantung dari keinginan dan luas kandangnya.

2. Box sarang
Box sarang perlu diletakkan di dalam kandang budi daya cucak hijau, baik model sangkar maupun penangkaran. Box ini diperuntukkan sebagai tempat bertelur dan membesarkan anak bagi calon indukan cucak hijau betina yang sudah dikawini calon indukan cucak hijau jantan. Untuk itu, ukuran harus ideal, dalam artian bias bias menampung tubuh calon indukan cucak hijau betina beserta dua atau tiga ekor anaknya. Box sarang ini bias dibuat sendiri menggunakan kayu berukuran tipis (tripleks) atau kardus. Tetapi, bagi anda yang tidak mau repot membuatnya, anda dapat membelinya di took-toko yang khusus menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung dengan harga kisaran Rp. 5.000 hingga Rp. 7.000. Untuk penempatannya, box diikat. Jangan lupa juga, sebelum box sarang diletakkan di dalam kandang, di dalamnya harus diisi serabut-serabut halus. Tujuannya adalah untuk memudahkan dan mempercepat calon indukan cucak hijaubetina membuat sarang.

3. Wadah pakan
Untuk kandang budi daya cucak hijau model sangkar, wadah pakan yang digunakan sebaiknya dipilih dari bahan dasar plastik. Sementara, untuk kandang budi daya cucak hijau model penangkaran, wadah pakan yang digunakan sebaiknya dari bahan dasar tanah liat. Ukuran dari wadah pakan tersebut tentunya harus sesuai luas kandang. Selain itu, wadah pakan juga harus mudah dipasang dan diambil dari kandang untuk dibersihkan, sehingga tidak menyimpan sisa-sisa pakan yang justru menjadi sarang bibit penyakit berbahaya. Wadah pakan dengan ciri tersebut bias dibeli di took-toko yang khusus menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung. Harganya juga relative murah, berisar antara Rp. 500 hingga Rp. 3.000 rupiah tergantung dari model dan ukuran. Sementara, untuk penempatannya wadah pakan diletakkan di tempat yang berlawanan dengan wadah minum untuk menghindari terjadinya kontaminasi antara pakan dengan air minum yang disesiakan.

4. Wadah minum
Untuk kandang budi daya cucak hijau, baik model sangkar maupun penangkaran, wadah minum yang digunakan sebaiknya dipilih dari bahan dasar plastic. Wadah minum seperti ini bias dibeli di toko-toko khusus menjual pakan dan perlengkapanperlengkapan burung. Harganya sangat murah, yakni berkisar antara Rp. 500 hingga Rp. 2.000 rupiah tergantung model dan ukuran. Wadah minum ini diletakkan di tempat yang berlawanan dengan wadah pakan. Hal ini sekali lagi dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kontaminasi antara air minum dengan pakan dan membuat air minum yang disediakan menjadi keruh, bahkan rasanya berubah, sehingga cucak hijau enggan meminumnya.

5. Tempat karamba
Tempat karamba juga perlu disediakan khusus untuk kandang budi daya cucak hijau model penangkaran. Tempat karamba difungsikan sebagai tempat mandi bagi calon pasangan indukan cucak hijau yang berada di dalam kandang penangkaran, supaya keindahan bulu-bulunya dapat terjaga dengan baik. Maka, dalam kesehariannya. Kebersihan airnya juga harus selalu dijaga dengan cara rutin menggantinya dua kali sehari, yakni pada ukul 07.30 dan 16.30. Tempat karamba yang diilih bisa terbuat dari bahan dasar seng yang juga bisa didapatkan di took-toko yang menjual pakan dan perlengkapan-perlengkapan burung. (penulis: Om Shodiq Gacor)