Burung Jalak Suren Jawa Perawatannya Juga Mudah Kok

Advertisement
Advertisement
Jalak Suren Jawa disebut juga dengan Jalak Uren. Terdapat beberapa perbedaan antara burung Suren lokal (Jawa) dengan burung Jalak Suren Malaysia (Borneo/Kalimantan). Beberapa perbedaan yang paling umum diantaranya adalah, warna bulu di atas kepala dan warna paruh dari pangkal hingga ujungnya.

Warna burung Jalak Suren Jawa terlihat lebih hitam dan lebih pekat serta lebih mengkilap dibandingkan dengan burung Jalak Suren Malaysia. Selain itu, warna paruhnya terlihat lebih cerah dibandingkan dengan burung yang berasal dari Malaysia.

jalak suren jawa

Burung Jalak Suren seringkali terlihat mencari makan di atas tanah dan sering juga membuat sarang di pohon-pohon besar seperti pohon nangka, pohon mangga, dan pohon beringin. Mereka juga sangat menyukai tempat-tempat yang tidak terlalu jauh dari sumber air.

Harga Jalak Uren atau Jalak yang berasal dari Jawa lebih mahal dibandingkan dengan Jalak yang berasal dari Malaysia.

A. Perawatan Jalak Suren Jawa
Merawat Jalak Suren Jawa tidak jauh berbeda dengan perawatan Jalak Suren lainnya. Setiap hari burung ini harus dijaga kebersihannya baik itu kandang maupun tubuhnya. Anda harus merawat burung dengan memandikannya menggunakan semprotan atau menyediakan tempat mandi di dalam kandang atau sangkarnya.

Selain itu, pemberian makan juga harus diperhatikan. Burung ini menyukai makanan berupa serangga kecil atau binatang binatang kecil seperti cacing, jangkrik dan juga bisa dilatih agar mau makan kroto.

Pemberian jangkrik atau cacing bisa sebanyak 10 hingga 15 ekor untuk satu pasang. Sedangkan pemberian kroto sebaiknya maksimal tiga kali dalam seminggu.

Selain menyukai binatang-binatang kecil atau serangga, burung Jalak Suren Jawa juga menyukai buah-buahan seperti buah pisang kepok yang sudah matang, buah pepaya matang dan buah apel (baca: ternak jalak suren).

B. Harga Jalak Suren Jawa
Harga Jalak Suren mulai dari usia 4 minggu hingga 2 bulan sekitar, Rp. 500.000 hingga Rp. 650.000. Harga tersebut untuk satu pasang burung betina dan jantan.

Sedangkan burung yang sudah berusia diatas 7 bulan dan di bawah satu tahun harganya berkisar antara Rp. 1 juta hingga Rp 1.2 juta per pasang.