Cara Ampuh Agar Burung Branjangan Semakin Gacor

Advertisement
Advertisement
Selalu ada cara untuk membuat burung Branjangan agar gacor, atau agar burung ini bisa rajin berkicau. Adapun beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan diantaranya ialah: perawatan, pemberian makanan seperti extra food (EF), dan juga setting harian, mulai dari pagi hingga malam hari.

Selain itu, proses mastering juga sangat berpengaruh dalam mempercepat Branjangan bisa gacor. Branjangan yang senang gacor jelas berkelamin jantan (baca juga: ciri branjangan jantan).

branjangan gacor

Mengenal Karakter Burung Branjangan
Burung Branjangan adalah burung kecil yang berukuran antara 10 hingga 14 cm dari ujung paruh hingga ujung ekor. Dengan demikian, ukurannya yang kecil tersebut memudahkan burung ini dalam bergerak. Jadi, sangat layak apabila burung Branjangan terkenal sebagai salah satu burung paling lincah, suka melompat dan mampu terbang secara vertikal atau terbang di tempat layaknya Burung Madu dan Burung Kolibri (baca: jenis branjangan).

Sebagai burung kicau yang bisa diisi dengan berbagai master, burung ini juga terkadang diikutsertakan di dalam lomba. Walau demikian, tidak sedikit juga yang menjadikan burung ini sebagai master untuk burung lain (baca juga: harga branjangan).

Agar Branjangan Gacor
Untuk dijadikan sebagai burung lomba, tentu saja salah satu syaratnya, burung harus gacor. Tidak hanya itu, untuk dijadikan master burung juga tentu harus memiliki varian suara yang tidak sedikit (download: suara branjangan).

Bagi anda yang tertarik untuk memelihara burung ini, ada beberapa kiat yang bisa anda ikuti agar burung cepat gacor diantaranya adalah:

A. Perawatan sehari-hari
a. Di pagi hari, mulailah dengan mengangin-anginkan burung tersebut terlebih dahulu kurang lebih 15 hingga 30 menit.
b. Selanjutnya, burung bisa dimandikan dengan metode semprot selama kurang lebih 5 hingga 10 menit. Usahakan untuk tidak membuat burung terlalu basah.
c. Setelah dimandikan, kemudian burung dijemur dan diberikan makanan extra berupa kroto atau jangkrik. Berikan juga vitamin terbaik, yakni OrBird untuk membantu meningkatkan performa dan membuat burung semakin fit.
d. Saat memandikan burung, anda bisa memanfaatkan shampo khusus untuk burung seperti Shampo Jati Jajar agar burung tersebut bebas dari kutu dan penyakit.
e. Setelah dijemur selama kurang lebih 1 hingga 2 jam kemudian digantang atau ditempatkan di tempat yang tinggi.

B. Sangkar Burung
di alam liar burung ini sangat menyukai semak-semak, tempat berpasir dengan bebatuan, burung ini juga membutuhkan kondisi yang kurang lebih sama di dalam sangkarnya (baca: sangkar branjangan). Dengan mengkondisikan sangkar layaknya alam liar akan memancing burung Branjangan untuk berkicau lebih riang.

Jadi, anda bisa mengisi sangkarnya dengan bebatuan dan pasir misalnya batu-batu kerikil yang tidak terlalu besar sesuai dengan habitatnya.

Ukuran sangkar tidak harus lebar. Namun, cobalah memilih sangkar yang tinggi. Misalnya lebih dari 100 cm. Dengan demikian, burung bisa lebih bebas berekspresi. Burung ini memiliki keahlian yang unik yaitu bisa terbang secara vertikal.

Sebagai burung yang suka bergaul, anda harus sering mengajaknya jalan-jalan dan bertemu dengan burung-burung lain. Sehingga dia tidak akan bosan dan stres.

C. Pemberian Makan
Pemberian makanan berupa makanan ekstra atau EF seperti kroto dan jangkrik harus sangat diperhatikan. Selain bisa membuat burung tetap fit, ternyata pemberian makan secara teratur berupa kroto atau jangkrik juga dapat mempengaruhi cepat atau tidaknya Branjangan menjadi gacor.
Makanan utama burung ini adalah millet dan gabah-gabahan (padi).

Makanan ekstra seperti jangkrik dan kroto atau ulat hongkong bisa anda berikan pada saat memandikan burung di pagi hari dan di sore hari ini. Jumlahnya tidak harus banyak, anda bisa memberikan dua atau tiga ekor di pagi hari dan dua atau tiga ekor lagi di sore hari.

Simak juga informasi tentang branjangan lainnya, yaitu branjangan jawa.