Pakan-Pakan Bergizi Tinggi Burung Cucak Jenggot

Advertisement
Advertisement
Postingan kali ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya mengenai makanan cucak jenggot. Pakan yang bergizi tinggi memegang peranan paling penting dalam memenuhi kebutuhan gizi cucak jenggot sehari-hari, termasuk dalam tahap perkembangbiakan (reproduksi) dan pertumbuhan. Pakan yang bergizi tinggi tersebut dapat berupa serangga, buah-buahan, dan pakan buatan pabrik (voer) (baca: ternak cucak jenggot).

Berikut ini adalah cara menyediakan pakan-pakan bergizi tinggu untuk burung cucak jenggot yang dibudidayakan.

pakan cucak jenggot

A. Kroto 
Bagi para penggemar cucak jenggot, kroto menjadi salah satu pilihan pakan yang kaya akan protein. Kroto juga dipercaya mampu membuat cucak jenggot berkicau dengan suara gacor dan merdu, di samping juga mampu membuat bulu-bulunya menjadi lebih mengkilap. Kroto yang dimaksud ini adalah telur dari semut merahatau semut rangrang yang banyak ditemukan di pohon-pohon besar, seperti jambu biji.

Bagi cucak jenggot, kroto merupakan makanan istimewa yang pasti akan langsung jabis dilapah jika disediakan di dalam wadah pakan. Menurut jenisnya, kroto yang bagus untuk diberikan kepada cucak jenggot adalah kroto basah dan halus. Kroto basah adalah sejenis kroto yang baru diambil dari tempatnya, yakni sarang semut merah atau semut rangrang.kroto ini memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga ketika dilihat tampak seperti basah namun tetap segar. Kroto basah mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi, yakni mencapai 47,89% dan dapat bertahan dalam waktu kurang lebih satu sampai 3 hari.

Sementara itu, kroto halus adalah sejenis kroto yang berupa semut rangrang pekerja kecil dan besar. Kroto ini tampak seperti pakan yang hidup, karena berjalan ke sana- ke mari untuk mengamankan kroto basah. Cucak jenggot sangat menyukai kroto jenis ini, meskipun terkadang hanya dimakan sedikit saja.

Sampai sekarang ini, permintaan kroto di pasar untuk keperluan pakan cucak jenggot dan beberapa burung kicau lainnya sangatlah tinggi, hingga pada akhirnya mengancam populasi semut rangrang penghasil kroto tersebut. Maka dari itu, atas kepedulian sekelompok pelestari lingkungan, sekarang ini banyak bermunculan sentra budi daya semut merah atau rangrang ini hingga dapat menghasilkanjumlah kroto yang lebih banyakuntuk memenuhi permintaan pasar. Bagi anda yang membutuhkan kroto untuk pakan burung cucak jenggot juga dapat memesan di sentra-sentra budi daya semut rangrang tersebut jika kebetulan took yang biasa menjual kroto kehabisan stok.

B. Jangkrik
Pakan tambahan yang harus diberikan untuk cucak jenggot salah satunya adalah jangkrik. Jangkrik merupakan pakan tambahan yang mengandung protein tinggi. Bahkan, saking tingginya, jangkrik mampu meningkatkan power suara cucak jenggot dan juga meningkatkan birahi. Meskipun demikian, pemberian jangkrik harus dibatasi dalam tahap yang wajar. Jangan terlalu berlebihan, karena justru menjadikan burung cucak jenggot menjadi over birahi.

Jangkrik merupakan pakan tambahan yang mudah didapatkan di pasaran. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp.2000 saja anda sudah bisa mendapatkan angkrik kira-kira 35 sampai 45 ekor untuk stok beberapa hari. Selain itu, jangkrik juga termasuk binatang serangga yang mudah untuk dibudidayakan. Oleh karena itu, stok atau persediaan di pasaran tidak pernah kehabisan.
Berdasarkan penuturan pada pembudidaya, jangkrik juga bisa meningkatkan kekuatan dan stamina cucak jenggot. Oleh sebab itu, pemberian jangkrik dalam dalam jumlah cukup banyak dibutuhkan menjelang hari dimana ia akan dilombakan. Jangkrik yang diberikan kepada cucak jenggot dapat menghasilkan sumber energi 4,87 kalori per gram, jauh di atas pakan-pakan tambahan lainnya. Sember energi ini memiliki kandungan senyawa kimia seperti asam amino yang dibutuhkan cucak jenggot untuk proses pembentukan sel-sel baru. Selain itu, sumber energy ini juga mengandung glutation (SSH) yang berfungsi sebagai antioksidan alami.

C. Belalang
Belalang termasuk pakan tambahan bagi cucak jenggot yang bisa dimanfaatkan sebagai pengganti jangkrik. Belalang terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari belalang rumput, belalang pohon, belalang setan, belalang sembah, dan belalang daun. Tetapi, belalang yang paling banyak dicari untuk diberikan kepada burung cucak jenggot adalah belalamg rumput.

Belalang rumput yang memiliki warna dominan hijau serta habitat di padang rumput ini dianggap sebagai belalang yang memiliki kandungan gizi paling bagus. Penggunaan belalang sebagai pakan cucak jenggot sebenarnya sudah dikenal sejak lama, bahkan ratusan tahun yang lalu. Sebelum jangkrik mulai dibudidayakan dan banyak dijual di toko-toko, belalang sudah lebih dahulu digunakan sebagai pakan tambahan bagi cucak jenggot oleh para penghobinya.

Berdasarkan penuturan para penghobi cucak jenggot, belalang diyakini dapat meningkatkan kualitas suara, di samping juga membuat bulu-bulu cucak jenggot terlihat lebih mengkilap. Namun, ketika para penghobi burung cucak jenggot itu sudah mulai malas mencari belalang di alam, mereka beralih pada jangkrik yang mudah didapatkan dan dibeli di took-toko penjual pakan burung.

D. Ulat hongkong
Ulat hongkong kerap kali dijadikan sebagai pakan tambahan alternative bagi burung cucak jenggot. Ulat jenis ini mudah didapatkan dan dibeli di took-toko  yang menjual pakan burung dengan harga sangat murah. Ulat hongkong pada awalnya hanya digunakan sebagai pakan ikan hias dan ikan konsumsi yang dibudidayakan. Namun, setelah diketahui kandungan gizinya, ulat hongkong banyak digunakan oleh pembudidaya sebagai pakan alternative bagi cucak jenggot.

Ulat hongkong sangat disukai cucak jenggot, berapapun jumlah ulat ekor yang diletakkan di wadah pakan pasti akan habis dilahap burung ini dalam sekejap. Oleh karena itu, pemberian ulat hongkong harus dibatasi, dan tidak boleh berlebihan. Sebab, jika berlebihan, lama-kelamaan dapat membuat mata cucak jenggot menjadi bengkak dan tubuhnya lumpuh.

Ulat hongkong memiliki kandungan lemak cukup tinggi. Karena kandungan lemak inilah ulat hongkong dapat mengendap di dalam pencernaan cucak jenggot selama berhari-hari. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan menjadi masalah jika pemberiannya selalu dibatasi.

E. Ulat bamboo
Ulat bamboo biasanya dijadikan sebagai pakan burung kacer dan burung murai batu untuk menurunkan birahinya. Sebagai pembudidaya ikan konsumsi juga kerap menjadikan ulat jenis ini sebagai pakan bagi ikan-ikan konsumsi mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, pembudidaya cucak jenggot juga banyak menggunakan ulat bambu untuk menstabilkan cucak jenggot yang mengalami kondisi over birahi.

Burung cucak jenggot yang sedang mengalamo kondisi over birahi memang sangat menjengkelkan. Tidak peduli apakah kondisi itu terjadi pada saat menjelang dijodohkan atau setelah perkawinan, yang jelas kondisi over birahi membuat cucak jenggot sering turun di dasar kandang, kemudian mengejar-ngejar pasangannya, bahkan sampai melukainya karena terlalu agresif.

F. Pisang kapok
Pisang kapok mungkin menjadi pakan yang tergolong mudah diperoleh. Pisang jenis ini terbagi menjadi dua jenis, yakni pisang kapok kuning dan pisang kapok putih. Sekilas, tidak adanya perbedaan yang sangat mencolok antara keduanya. Tetapi, bila diperhatikan secara baik-baik, bila masak, kulit pisang kapok kuning tampak akan kuning, sementara pisang kapok putih terlihat putih.

Kedua jenis pisang kapok tersebut sangat baik diberikan sebagai pakan selingan bagi burung cucak jenggot. Sebab, selain bermanfaat memperlancar system pencernaan, pisang kapok juga bermanfaat mengurangi resiko timbulnya penyakit dalam tubuh cucak jenggot. Cucak jenggot yang diberikan pisang kapok secara rutin akan terlihat lebih bergairah dan senang berkicau. Menurut penuturan para pembudidaya, pisang kapok merupakan menu makanan favorit yang sangat disukai cucak jenggot.

G. Apel 
Apel sangat baik diberikan kepada burung cucak jenggot, karena mengandung banyak serat. Serat ini berfungsi sebagai antidepresan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan cucak jenggot. Lebih dari itu, buah yang rasanya manismasam ini juga memiliki manfaat penting lainnya, seperti zat besi yang terkandung di dalamnya dapat mempercepat penyembuhan cucak jenggot ketika sedang sakit, mengurangi lemak dan kolesterol yang ada di dalam tubuh cucak jenggot, dan menjaga tubuhnya dari kegemukan.

Beberapa manfaat penting tersebutdapat dihasilkan dari pemberian apel yang rutin pada cucak jenggot, misalnya satu kali dalam seminggu atau tiga kali dalam dua minggu. Pemberian apel yang rutin pada cucak jenggot ini boleh dibarengi dengan pemberian buah-buahan lain. Bahkan, hal tersebut justru sangat bagus, karena dalam waktu satu hari cucak jenggot bisa mendapatkan asupan gizi bervariasi dari beberapa pakan buah yang berbeda.

H. Pakan voer
Jenis pakan harian yang paling cocok untuk diberikan kepada cucak jenggot adalah voer. Voer mengandung vitamin, mineral, protein, serta beberapa vitamin lengkap yang sangat dibutuhkan cucak jenggot.

Pada dasarnya, semua jenis voer baik, karena dalam proses pembuatannya telah melalui serangkaian penelitian yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi cucak jenggot. Selama dalam keadaan baik, dan belum kadaluwarsa, voer tersebut boleh diberikan kepada cucak jenggot, baik voer jenis halus maupun kasar.

Untuk mengetahui jenis voer yang cocok untuk cucak jenggot, anda bisa memperhatikan bentuk kotoran cucak jenggot setelah memakannya. Jika kotoran terlihat padat dan kering, bisa dipastikan jenis voer yang diberikan tersebut cocok. Sebaliknya, jika kotorannya basah, encer, berair, atau lembek, bisa dikatakan bahwa jenis voer yang diberikan tersebut tidak cocok.

Voer, terlepas dari jenisnya, sebenarnya memiliki kandungan lemak yang berbeda. Ada voer yang memiliki kandungan lemak cukup tinggi, ada juga yang memiliki kandungan lemak rendah. untuk cucak jenggot yang dibudidayakan, sebaiknya anda lebih memilih voer yang memiliki kandungan lemak rendah. Sebab, voer tersebut bisa menjaga tubuh cucak jenggot dari kegemukan.

Berikut ini beberapa keuntungan pengguna voer sebagai pakan harian cucak jenggot, antara lain:

1. Voer mudah diperoleh di toko-toko yang khusus menjual pakan burung dan harganya cukup terjangkau.
2. Voer dapat bertahan lama dan dapat disimpan dalam jangka waktu lumayan lama.
3. Voer tidak membuat cucak jenggot yang memakannya menjadi ketagihan.

Demikian telah kami jelaskan panjang lebar mengenai pakan cucak jenggot yang tentunya bergizi dan bagus untuk kesehatan cucak jenggot. (Om Shodiq Gacor)