Mengetahui Penyakit / Gangguan Internal Burung Kenari Melalui Feses, Urine, dan Uret

Advertisement
Advertisement
Untuk mengetahui ciri-ciri burung kenari mengalami suatu penyakit tidak hanya melihat dari gejala yang timbul di beberapa bagian tubuh seperti: mata, mata, hidung, kaki, dan lain-lain, namun ada juga pengetahuian untuk mengathui suatu gangguan melalui feses nya yang tentu ada ciri-ciri tertentu.

Dengan mengetahui gejala awal yang timbul, maka kita bisa langsung melakukan penanganan sedini mungkin agar kenari yang mulai sakit tidak terlanjur parah dan bisa lebih mudah untuk diatasi. Berbeda halnya bila kita membiarkan penyakit ada dalam tubuh kenari dengan waktu yang lama, maka hasilnya tentu membuat kenari itu semakin parah dan bisa berujung pada kematian.

feses burung kenari

Sebagai penangkar kenari memang dituntut untuk selalu peka terhadap kondisi kenari, dengan begitu akan lebih mudah mengetahui permasalahan yang terjadi pada kenari kesayangan. Apalagi berbekal pengalaman yang sudah lama menangkar kenari, maka akan semakin banyak hal yang dikuasasi untuk memberikan perawatan dan penanganan terbaik.

Nah,jika membahas masalah gangguan pada burung kenari, maka bisa kita lihat ciri-ciri apakah kenari itu sehat atau sedang bermasalah hanya dengan melihat feses nya. Adapun untuk mengetahui lebih lanjut mengenai ciri-ciri feses kenari beserta penjelasannya bisa anda simak selengkapnya berikut ini.
  • Apabila feses warnanya hijau mudah hingga hijau tua, lebih padat, dan terdapat sebuah titik putih, maka kenari tersebut terbilang normal.
  • Apabila feses nya berwarna hijau muda disertai cairan (urine), biasanya kenari kebanyakan makan makanan yang mengandung air seperti: sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu juga bisa jadi kenari sedang stres sehingga membutuhkan banyak cairan dengan memakan yang mengandung banyak air.
  • Apabila feses berwarna hijau dan berair, maka brurung sedang sakit, dan lihat pula tanda-tanda lainnya.
  • Apabila feses sebagian besar atau semuanya didominasi warna putih, maka kenari tersebut kebanyakan minum daripada makannya.
  • Apabila Feses warnanya gelap, lebih kering, dan keras, ini dikarenakan pakannya terlalu kering, sehingga perlu pakan tambahan yang lebih segar, seperti: sayuran dan buah-buahan.
  • Apabila feses berwarna merah, bisa jadi dalam tubuh kenari itu mengalami pendarahan, dan biasanya juga setiap makan buah anggur dan ceri feses nya juga berwarna merah.
  • Apabila warna fesesnya adalah kuning, maka ini tandanya kenari sedang menderita penyakit hati atau tetelo.
  • Apabila feses warnanya hijau mudah, warna hijau mudanya terlihat cerah sekali, disertai dengan banaknya cairan yang keluar, maka ini bisa jadi kenari mengalami penyakit hati atau psittacosis.
  • Apabila feses berkapur, maka penernaannya kurang normal atau tidak efisien.
  • Apabila fesesnya berlendir dan terdapat biji-bijian yang tidak terloha dengan baik, maka bisa jadi kenari tersebut mengalami infeksi dalam.
  • Apabila fesesnya mengandung lebih banyak pasir atau grit, maka terjadi gangguan pencernaan.
  • Apabila fesesnya lebih sedikit dari biasanya, maka kenari itu makannya sedikit atau tidak mau makan yang disebabkan karena kenari sedang sakit sehingga malas makan.
  • Apabila feses tidak keluar sama sekali, maka terjadi penyumbatan pada saluran kloaka.
Obat alami memiliki peran yang penting dalam memulihkan kondisi burung seperti sedia kala, terutama mengatasi gangguan internal dalam tubuh kenari. Adapun vitamin dan obat alami terbaik yang bisa anda berikan, ialah: Orbird.

Itulah beberapa penjelasan mengenai gangguan yang bisa dilihat melalui feses dan urine, semoga dengan mengetahui ciri-ciri feses pada kenari kesayangan, maka kita bisa langsung memberikan perawatan dan penanganan terbaik, entah itu dengan memberinya obat yang bagus ataulangsung membawanya ke dokter. Sebelum kami menulis artikel ini, kami juga telah menulis hal-hal yang menjadi penyebab proses kawin menjadi gagal (baca: suara kenari).